image-logo
Dari banyak orang yang sering ane temui, ada dua versi orang : orang yang fokus pada dunia dan fokus pada akhirat.
post
/post/ilmu-dunia-akhirat-dan-fokus-ketiganya/
Ilmu, Dunia, Akhirat, Dan Fokus Ketiganya

Ilmu, Dunia, Akhirat, Dan Fokus Ketiganya

Waktu Membaca: 2 Menit

Dari banyak orang yang sering ane temui, ada dua versi orang : orang yang fokus pada dunia dan fokus pada akhirat.

Orang yang fokus pada dunia, biasanya dia berfokus pada... ya dunia. Ilmu pekerjaan, belajar demi ilmu, berambisi tinggi demi kedudukan atau harta, atau kejayaan? Ada juga yang membantu, tetapi itu dari sisi kemanusiaan, alias tidak dibarengi dengan ibadah. Kalaupun ibadahnya ada, hanya yang wajib dan pokok saja.

Orang yang fokus pada akhirat, dia bisa banyak belajar, bisa banyak beribadah. Bisa juga banyak bersedekah, berinvestasi untuk bekal setelah kematiannya. Kalaupun dia melakukan urusan dunia, niat utamanya adalah untuk ibadah. Sehingga apapun yang ia lakukan akan bernilai ibadah.

Biasanya seseorang dianugerahi salah satu dari dua hal tersebut, tetapi kalau ane boleh memilih, lebih baik ane memilih akhirat. Akhirat lebih abadi, sedangkan dunia sebenarnya fana.

Jadi, buat apa ane menulis belibet-libet begini? entahlah. Ane hanya merenungi hidup saja. Orang-orang di sekitar ane silih berganti. people come and go. Yang ane perhatikan, makin tinggi usia, makin dipahami sedikit orang yang masuk ke kategori kedua : fokus pada akhirat. Sepintar apapun urusan dunianya, sedikit yang berfokus pada akhirat. Makin kesini, orang-orang makin fokus pada ambisinya masing-masing, ingin mendapatkan sesuai harapan dan ambisinya, tetapi jarang yang memang tulus untuk memberikan yang terbaik tanpa timbal balik.

Melihat situasi ini, rasanya orang-orang jadi makin individualistis, dan makin membesar ambisi duniawinya -apapun topengnya. Walaupun di luar terlihat akrab satu sama lain, tetapi dalamnya tidak peduli dan memiliki keinginan masing-masing.

Kenapa rasanya menyedihkan ya?

Penulis: Zira Fariza

Blog ini tempat aku menuangkan isi pikiran yang bermacam-macam, mulai dari agama, hidup, atau curhatan kegiatan sehari-harinya. Kenal Lebih Dalam