image-logo
Makin kesini, kebiasaan inisiatif itu makin berkurang. Apakah karena dunia yang sudah terlalu sibuk, atau hal lain?
post
/post/inisiatif-dan-hidayah/
Inisiatif dan Hidayah

Inisiatif dan Hidayah

Waktu Membaca: 2 Menit

Di zaman yang serba sibuk ini, bisa dikatakan rasa inisiatif untuk membantu sesama itu makin berkurang. Bagaimana tidak, untuk membantu diri sendiri saja sudah lumayan susah, dengan tugas yang banyak, tanggung jawab yang menumpuk. Dengan meningginya egosentris seseorang, sepertinya akan mudah untuk menjadi seorang introvert individualis.

Ini lebih ane rasakan lagi setelah tinggal di Australia. Orang-orang disini benar-benar sibuk sekali dengan urusan masing-masing. Kalau ada tujuan yang berkaitan dengan diri sendiri, baru meluangkan waktu. Tentunya ini tidak semua, tapi sebagian besar seperti itu.

Mungkin ini bisa dibilang bentuk menanam juga, atau bahasa sederhananya investasi. Menanam untuk diri sendiri, sibuk-sibuk di awal, nanti menikmati hasil di ujung. Mumpung masih muda istilahnya.

Tetapi apakah hasil akhir itu udah pasti? kalau kita mengorbankan semua, maka akhir kita sudah pasti baik?

Mengapa kita tidak menikmati hidup kita dari sekarang?

Dan di saat yang sama, kita mulai berinisiatif membantu bersama?

Memang mungkin akan sibuk kelihatannya, membantu orang buat apa istilahnya? Tetapi itu juga adalah kebaikan, yang tentunya akan kembali ke kita. Dan tentunya itu akan memberikan rasa yang lebih baik untuk diri kita.

Tetapi berinisiatif seperti itu, kita tidak bisa melakukannya tanpa izin dan hidayah dari Allah. Memohon, agar hati kita diberi dorongan untuk memberikan kebaikan ke sesama.

Semoga kita bisa seperti itu.

Penulis: Zira Fariza

Blog ini tempat aku menuangkan isi pikiran yang bermacam-macam, mulai dari agama, hidup, atau curhatan kegiatan sehari-harinya. Kenal Lebih Dalam