image-logo
Allah mengatakan di Qur'an, kalau tiap manusia pasti akan diuji. Dan Allah ingin lihat, apakah manusia akan tetap bertakwa dan memilih patuh ke Allah, atau Ia akan menyerah.
post
/post/ujian-dalam-hidup/
Ujian Tanpa Henti dalam Hidup

Ujian Tanpa Henti dalam Hidup

Waktu Membaca: 3 Menit
hero-image-ujian-dalam-hidup

Foto dari Unsplash

Allah mengatakan di Qur'an, kalau tiap manusia pasti akan diuji. Dan Allah ingin lihat, apakah manusia akan tetap bertakwa dan memilih patuh ke Allah, atau Ia akan menyerah.

Ada yang diuji dengan ekonomi,
Ada yang diuji dengan kelaparan,
Ada yang diuji dengan fisik,
Bahkan ada yang diuji dengan kepintaran,
dan untuk beberapa orang, diuji dengan kemudahan dan rezeki.

Banyak bentuk ujian yang Allah berikan ke kita, tergantung dengan situasi dan kondisi. Dan ujian yang paling berat, adalah saat kita sendirian.

Sendirian di sini tidak hanya saat kita seorang diri tanpa ada yang melihat, dan mudah melakukan maksiat. 'Sendirian' dalam artian lingkungan kita tidak mendukung atau bahkan tidak support untuk kita melakukan ketaatan. Yang pertama melawan diri sendiri untuk memilih Allah, sedang yang kedua melawan lingkungan demi memilih Allah.

Keduanya sama beratnya. Dan walau berbeda, ada satu kesamaan secara tidak langsung: Apakah kita mengharap ridha Allah atau ridha orang lain?

Kalau dipikir, ini pun masuk dalam hal pertama. Karena kalau kita tidak taat saat sembunyi-sembunyi, artinya saat ramai, kita hanya taat dan baik karena tekanan sekitar. Padahal baik saat ramai atau sepi, Allah tetap melihat kita. Makanya kan, ada orang yang mungkin religius atau baik di suatu tempat, namun saat menuju tempat yang isinya tidak baik, ia akan mudah berubah.

Kuncinya adalah keimanan dan ketakwaan di hati. Tiap orang punya kadar keimanannya masing-masing, dan diuji sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Apalagi dengan Setan yang berkata akan membuat manusia jauh dari Allah. Makin besar ketakwaan seseorang, makin besar pula ujiannya.

Dan rahmat serta keberkahan tersebut, hanya Allah-lah yang bisa memberikan rahmat tersebut ke hati manusia.

Sejujurnya, kalau melihat ini merasa lebih baik tidak tahu apa-apa saja, dan sempat berpikir begitu untuk beberapa lama. Makin banyak tahu, makin besar tanggung jawab. Lalu aku melihat quote ini:

Mengalami zaman gila, serba sulit dalam pemikiran, ikut menggila tidak tahan, kalau tidak ikut (menggila), tidak (akan) mendapat bagian, pada akhirnya (mungkin) kelaparan. (tetapi takdir) kehendak Allah. Sebahagia-bahagianya orang yang lupa, (masih) lebih bahagia yang sadar dan wasapada.Bait 7 - Tambang Sinom Serat Kalatidha | Kalabendhu zaman edan.

Mungkin dengan tahu lebih banyak, Allah ingin mengangkat derajat kita ke arah yang lebih tinggi. Dan karena Allah tidak membebani hambanya di luar kemampuannya, artinya Allah percaya kita bisa melewatinya.

Dan dengan tahu lebih banyak hikmah, kita bisa lebih waspada dan berlaku dengan lebih baik lagi sebagai manusia.

Dari Abu Yahya Suhaib bin Sinan Radhiyallahu anhu ia berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali oleh orang Mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan ia bersyukur dan itu suatu kebaikan baginya. Dan jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar dan itu pun suatu kebaikan baginya.

Terkadang kalau aku mencoba memahami bagaimana Allah mengatur segala hal, baik di dalam diri sendiri maupun orang lain, aku makin merasa takjub akan keindahan Allah mengatur segalanya.

Memang benar, hanya kepada Allah-lah kita bisa dapat keberkahan.

Semoga kita bisa melewati ujian bernama dunia ini dengan selamat.

Penulis: Zira Fariza

Blog ini tempat aku menuangkan isi pikiran yang bermacam-macam, mulai dari agama, hidup, atau curhatan kegiatan sehari-harinya. Kenal Lebih Dalam